Mengetahui Tugas (Desk Job) Marketing Bank


Tugas (Desk Job) Marketing Bank
Tugas Kerja - Setiap bisnis pasti memerlukan staf ahli di bidang pemasaran. Tidak terkecuali dengan bisnis perbankan yang beroperasi di Indonesia. Adapun tugas marketing bank, hari-harinya tak pernah terpisahkan dari kepentingan nasabah. Baik yang bertugas di lapangan (funding), maupun di dalam kantor (lending).

Sikap yang penuh inisiatif, supel, dinamis, mutlak dimiliki oleh seorang marketer di bank. Sebab ia harus mampu meyakinkan nasabah akan keunggulan produk yang dipasarkannya.

Tugas Seorang Marketing Bank di Area Funding

Secara harfiah, “fund” berarti dana atau modal. Maka, tugas utama seorang marketer bank di area ini adalah mencari sekaligus mengumpulkan dana dari nasabah. Biasanya, seorang yang bertugas di posisi ini jarang sekali terlihat di kantor.

1. Mempromosikan Produk Bank secara Langsung

Maraknya bisnis perbankan di Indonesia, tentu melahirkan persaingan yang ketat. Adu keunggulan produk pun terjadi setiap hari. Nah, di area “perang kualitas produk” inilah seorang marketer andal mutlak dibutuhkan untuk memenangkan persaingan.

Adapun produk yang biasa ditawarkan, tak jauh-jauh dari simpanan tabungan, deposito, serta giro. Lainnya tidak jauh-jauh dari kepentingan simpan-pinjam.

2. Menjalin Relasi dengan Pihak Bank Lain

Ada kalanya, di antara dua bank atau lebih perlu menjalin hubungan bisnis yang baik. Untuk hal ini, seorang marketer bank diposisikan sebagai utusan. Agar sukses menjalin hubungan, ia harus menguasai kemampuan psikologi yang baik karena tidak semua kabar penting tersampaikan lewat lisan.

3. Menjaga Hubungan Baik dengan Nasabah Lama maupun Baru

Baik nasabah lama ataupun baru, keduanya sama-sama penting untuk kelangsungan bisnis perbankan. Seorang marketer yang ditugaskan di area ini, wajib memiliki jiwa empati yang tinggi. Sebab, dari situlah masalah demi masalah yang dialami nasabah terkait finansial bisa tergali.


Tugas Marketing Bank di Area Lending

Setelah dana atau modal terkumpul, maka perlu disalurkan ke berbagai kalangan. Misalnya kepada pihak swasta, masyarakat, instansi, ataupun lembaga khusus. Dana yang disalurkan pun ditransformasikan menjadi produk pinjaman yang bisa langsung digunakan.

1. Memahami Variasi Produk Pinjaman Bank dengan Baik

Produk pinjaman bank itu tidak hanya modal untuk usaha. Akan tetapi, variasinya lebih banyak lagi seperti KPK (Kredit Program Karyawan), KI (Kredit Investasi), hingga TVA (Transfer Valuta Asing).
Masing-masing produk memiliki spesifikasi yang berbeda. Adapun keuntungannya, tentu dari bagi hasil (untuk yang syariah) ataupun bunga harian/bulanan/tahunan.

2. Menjaring Nasabah dari Kalangan Perorangan atau Perusahaan

Bagi perusahaan yang sudah mapan, biasanya lebih memprioritaskan bantuan modal dari venture capital. Tapi, untuk perusahaan kecil atau yang masih dalam tahap berkembang, tipe investor mana saja, boleh masuk. Termasuk dari kalangan perbankan.

3. Menginformasikan Keunggulan Produk Pinjaman Bank

Selain dari keunggulan produk, apa yang membuat nasabah tertarik untuk mengajukan pinjaman? Rasa-rasanya tidak ada. Tiap-tiap nasabah seringkali menilai efektivitas suatu produk pinjaman bank, dari kadar bunga, proses pengajuan, serta variasi tenor yang ada. Di sinilah tugas utama seorang marketer bank untuk area lending berada.

Ia harus memiliki kemampuan komunikasi yang baik ketika menyampaikan keunggulan produk. Termasuk program unggulan yang bisa menguntungkan para nasabah seperti referral.

4. Membantu Nasabah dalam Menganalisis Beban Usaha

Ketika meminjam dana dari bank, acapkali nasabah yang baru akan merintis usaha melakukan banyak pertimbangan. Terutama yang berkaitan dengan jumlah modal dengan beban usaha.
Sebagai fasilitator, tentu pihak bank mesti memahami kendala tersebut. Khususnya untuk bank yang berorientasi pada sistem “bagi hasil” saat meminjamkan sejumlah dana pada nasabah.

Dalam menunaikan tugas-tugas penting tersebut, bagian marketing harus memiliki tim yang solid dan punya orientasi penuh terhadap nasabah. Sebab, target pengumpulan dan penyaluran modal yang ditetapkan bukan dalam rentang waktu per bulan, tetapi harian.

Belum ada Komentar untuk "Mengetahui Tugas (Desk Job) Marketing Bank"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel